MANFAAT DAN KHASIAT BLUSRU UNTUK KESEHATAN TUBUH MANUSIA





Berikut merupakan angan-angan mengenai tanaman blusru. Umumnya, blustru ditanam di ladang, dirambatkan pada pagar halaman sebagai tanaman sayur, alias tumbuh liar di semak, tepi sungai, dan pantai. Terna semusim, panjang batangnya bisa mencapai 2-10 m, memanjat dengan sulur-sulur (alat pembelit) yg keluar dari ketiak daun. Daun tunggal, panjang tangkai daun 4-9 cm, letak berseling. Helaian daun lingkaran telur melebar, berlekuk menjari 5-7 buah, pangkal daun berbentuk jantung, tulang daun menonjol di bawah, warna permukaan atas daun hijau tua, warna permukaan bawah daun hijau muda, panjang 6-25 cm, lebar 7,5-27 cm. Bunga berkelamin tunggal, tersedia dalam satu pohon. Mahkota bunga berwarna kuning. Buah tergantung alias tergeletak di atas tanah, bentuknya silindris alias lingkaran memanjang, panjang 10-50 cm, dengan garis tengah 5-10 cm, apabila telah tua berwarna cokelat. Bagian dalam buah yg telah masak tersedia anyaman sabut yg rapat. Bijinya gepeng dengan tepi berbentuk sayap, licin, berwarna hitam. Buah belia bisa disayur, sedang daun belia bisa digulai alias dibotok. Sabutnya bisa dipakai untuk mencuci perabotan rumah tangga.Tanaman ini bisa diperbanyak dengan biji.
Manfaat dan Khasiat Blustru Untuk Kesehatan

Nama Lokal :
NAMA DAERAH: Sumatera: blustru (Melayu),- hurung jawa, ketola, timput (Palembang). Jawa: lopang, oyong (Sunda), bestru, blestru, blustru (Jawa). Maluku: dodahala (Halmahera), petola panjang, p. cina. NAMA ASING: Si gua luo (C), patola, taboboc (Tag.), sponskomkommer, zeefkomkommer (B), sponge gourd, gourd towel, loofah (I). Nama simplisia Retinervus Luffae Fructus (sabut buah blustru), Luffae Folium, (daun blustru).

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sifat dan Khasiat Buah blustru rasanya manis, sifatnya sejuk, masuk meridian hati, lambung, dan ginjal. Buah blustru memiliki kegunaan sebagai peluruh dahak, penghenti perdarahan (hemostatis), pencahar ringan (laksatif), dan membersihkan panas (panas yg teraba maupun perasaan panas di dalam) dan racun. Biji blustru rasanya pahit, sifatnya dingin, dan beracun. Biji blustru memiliki kegunaan untuk menghapus panas, peluruh kencing (diuretik), perangsang muntah (emetik), pencahar, pemberantas cacing perut (antelmintik), peluruh haid, dan merangsang pengeluaran ASI (laktagoga). Daun memiliki kegunaan untuk membersihkan darah dan peluruh haid. Bunga blustru rasanya manis, sedikit pahit, dan sifatnya dingin. Sabut rasanya manis, sifatnya netral, masuk meridian paru, lambung, dan hati. Sabut memiliki kegunaan sebagai peluruh dahak, penghilang rasa nyeri (analgesik), antirematik, dan melancarkan peredaran darah dan saraf. Akar rasanya manis, sifatnya netral, memiliki kegunaan melancarkan peredaran darah dan menghapus bengkak. Batang rasanya pahit, sifatnya dingin, beracun, masuk meridian jantung, limpa, dan ginjal. Batang memiliki kegunaan melancarkan peredaran darah dan antelmintik. Ekstrak daun blustru 10% bisa menambah kontraksi rahim marmot yg terpisah dibandingkan dengan efek .sekole kornutum. Peningkatan tersebut bukan dikarenakan oleh adanya ion Ca, Na, dan K yg tersedia dalam ekstrak daun blustru (Astuti, FF WIDMAN, 1989). Perasan, infus, dan ekstrak etanol buah blustru bisa merighambat motilitas clan viabilitas spermatozoa insan normal in vitro (Hesti Sila Rahayu, Jurusan Biologi Farmasi, FF UNAIR, 1992). Pemberian isolat biji blustru berpengaruh dalam proses terhambatnya pembentukan sperma (spermatogenesis) mencit (Hari Dwi Mulyani, Jurusan Biologi Farmasi, FF UNAIR, 1992).

Pemanfaatan :
BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian yg dipakai merupakan seluruh tahap tumbuhan, semacam buah, kulit buah, tangkai buah, biji, sabut, daun, bunga, batang, dan akar.

INDIKASI
Buah dipakai untuk mengatasi:
demam, rasa haus, batuk sesak,  keputihan,haid tak teratur, air susu bunda (ASI) tak lancar, sukar buang air besar,perdarahan, semacam air seni berdarah, mimisan, dan bisul.

Biji dipakai untuk menanggulangi :
muka,tangan, dan kaki bengkak (edema),  batu saluran kencing, cacingan, sakit pinggang, dan  wasir.

Daun dipakai untuk mengatasi: 
sesak napas, tak datang haid (amenore),  radang testis (orkitis), luka bakar, bisul, kurap, dan  digigit ular.

Kulit buah dipakai untuk mengatasi:
bisul, abses tempat rektum (ujung usus besar), dan  luka.

Bunga dipakai untuk mengatasi:
batuk disertai sesak, sakit tenggorokan, sinusitis, wasir, dan  bisul.

Sabut dipakai untuk mengatasi:
sakit dada, sakit perut, sakit pinggang,  rematik sendi, pegal linu, batuk berdahak,  tak datang haid,  payudara bengkak,  air susu bunda (ASI) sedikit,  wasir, radang buah zakar (orkitis), dan  bisul.

Arang dari sabut dipakai untuk :
menghentikan perdarahan, semacam perdarahan diluar haid, air seni berdarah, dan berak darah.

Akar dipakai untuk mengatasi:
migrain,sakit pinggang, sakit tenggorokan,  bisul yg tak mau pecah, dan  payudara bengkak (mastitis).

Batang dipakai untuk mengatasi:
rasa baal, haid tak teratur, hidung berlendir, dan  bengkak (edema).

Tangkai buah dipakai untuk pengobatan:
cacar air pada anak-anak.

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yg diminum, ramuan bisa dibangun dengan tutorial berikut.
Rebus alias bakar 100-150 g buah segar alias 10-15 g buah kering (buah yg dibakar hingga menjadi serbuk).
Rebus alias gongseng 5-10 g biji, lalu giling hingga menjadi serbuk.
Rebus alias giling 50-150 g daun segar. Daun yg digiling, kemudian diperas dan air perasannya diminum. Cara lain, keringkan daun, lalu giling hingga menjadi serbuk.
Rebus 10-15 g bunga.
Rebus alias panggang 10-15 g sabut. Sabut yg dipanggang, lalu giling hingga menjadi serbuk.
Rebus 50-150 g akar segar alias 5-15 g akar kering. Selain direbus, akar kering bisa digiling hingga menjadi serbuk.
Rebus 50-100 mg batang alias untuk dikeringkan dijadikan serbuk.

Untuk pemakaian luar, oleskan air perasan buah segar ke tempat yg sakit. Selain itu, pengobatan bisa juga dilakukan dengan tutorial membubuhkan serbuk buah kering, biji, daun kering, sabut, alias batang di tempat yg sakit. Air rebusan daun alias akar bisa dipakai untuk mencuci luka. Kulit buah yg dipanggang hingga kering, lalu digiling halus dan ditambahkan minuman beralkohol secukupnya, bisa dioleskan ketempat yg sakit. Bunga segar yg digiling halus bisa ditempelkan ke tempat yg sakit.

CONTOH PEMAKAIAN
a.  Haid tak teratur
Cuci buah blustru sebesar 4 jari hingga bersih, lalu parut. Tambahkan 1/2 cangkir air masak dan seujung sendok teh garam halus sambil diremas. Setelah tercampur rata, ramuan tadi diperas clan disaring. Air yg terkumpul diminum sekaligus. Lakukan sehari 3 kali.

b.  Pelancar ASI
Masak buah blustru clan daun katuk menjadi sayur bening dan bisa dikonsumsi bersama nasi.

c.  Sakit pinggang
1. Gongseng biji blustru secukupnya hingga hangus, lalu giling hingga halus dan masukkan ke dalam stoples. Jika akan digunakan, ambil sebanyak 10 g lalu masukkan ke dalam 1/2 seloki arak. Aduk merata, lalu endapkan. Airnya diminum sekaligus, sedangkan ampasnya dibubuhkan ke tahap pinggang yg sakit.
2. Cuci akar blustru secukupnya, lalu bakar dengan dialasi genting. Setelah kering, giling akar hingga menjadi serbuk dan masukkan ke dalam stoples. Setiap kali pemakaian, ambil 10 g serbuk, lalu masukkan ke dalam 1/2 seloki minuman beralkohol hangat dan minum sekaligus.

d.  Sesak napas
Cuci S lembar daun blustru belia yg tetap segar hingga bersih. Selanjutnya, asapkan sebentar dan makan bersama nasi sebagai lalap. Lakukan sehari 2 kali.

e. Batuk disertai sesak
Cuci 10-15 g bunga blustru hingga bersih, lalu rebus dalam tiga gelas air

Komposisi :
Buah mengandung saponin triterpen, luffein (zat pahit), citrulline, dan cucurbitacin. Getah mengandung saponin, lendir, lemak, protein, xylan, dan vitamin (B dan C). Biji mengandung minyak lemak, squalene, a-spinasterol, cucurbitacin B, dan protein. Bunga mengandung glutamin, asam aspartat, arginin, lisin, dan alanin. Sabut mengandung xylan, xylose, mannosan, galactan, saponin, selulosa, galaktosa, manitosa, dan vitamin (A, B, dan C). Daun dan batang mengandung saponin dan tanin. Luffein memiliki kegunaan sebagai pencahar ringan dan saponin triterpen memiliki aktivitas spermatisidal (membunuh sperma) jadi bisa dikembangkan sebagai obat kontrasepsi (program keluarga berencana).

Demikian postingan Manfaat dan Khasiat Blustru Untuk Kesehatan, semoga bermanfaat.

0 Response to "MANFAAT DAN KHASIAT BLUSRU UNTUK KESEHATAN TUBUH MANUSIA"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel