MANFAAT, KHASIAT TANAMAN BOROCO DAN BROTOWALI BAGI KESEHATAN

Manfaat Tanaman Boroco


Tanaman Boroco ini merupakan flora yg tumbuh tegak, tingginya kurang lebih 30-100 cm, acapkali tumbuh liar di segi jalan, pinggir selokan, tanah lapang terlantar. Batangnya lingkaran dengan alur kasar memanjang, bercabang banyak, warna hijau alias merah, daunnya berwarna hijau alias warna merah berbentuk lingkaran telur memanjang, ujung lancip, tepinya bergerigi halus hampir rata. Bunganya berbentuk bulir panjang 2-10 cm warna merah belia alias ungu, bijinya hitam cerah, bunga tumbuh di ujung-ujung cabang.
Tanaman Boroco bernama latin Celosia Argentea L. Yang tergolong kedalam famili flora Amaranthaceae. Tanaman Boroco dikenal dengan nama-nama tempat semacam bayam ekor belanda, bayam kucing, serta untha. Kandungan zat kimia pada flora obat ini belum tidak sedikit diketahui selagi ini. butuh penelitian alias uji laboratoris untuk faktor itu. Tumbuhan ini bersifat antihipertensi, anti radang mata. Dalam farmakologi CIna  dinyatakan bahwa flora Boroco mempunyai rasa pahit serta sejuk. tahap tanaman yg dipakai untuk obat merupakan biji, bunga, ataupun seluruh tanaman, baik yg tetap segar maupun yg telah dikeringkan.
Manfaat Tanaman Boroco serta Cara Membuat Ramuan Tradisional

1. Mengobati Keratitis
Biji boroco sebanyak 15 gram, hati ayam secukupnya, lalu semua bahan direbus serta dimakan.

2. Mengobati Hipertensi
Biji boroco sebanyak 30 gram direbus dengan 1 gelas air hingga menjadi 1/3 gelas.  kemudian dibagi menjadi 2 bgian untuk diminum masing-masing pada pagi serta sore.

3. Mengobati Muntah Darah
Bunga boroco segar sebanyak 30-60 gram direbus menjadi sup secukupnya.

4. Mengobati Keputihan
Bunga boroco sebanyak 60 gram, ditambah 60 gram daging, direbus diminum airnya serta dagingnya dimakan.

5. Mengobati Infeksi luar Dalam Mata
Biji boroco sebanyak 10-30 gram direbus dengan air secukupnya, lalu diminum.

6. Mengobati Disentri
Tanaman Boroco sebanyak 30-60 gram direbus dengan air secukupmya lalu diminum

7. Mengobati Infeksi Saluran Kencing
Tanaman Boroco sebanyak 30-60 gram direbus dengan air secukupmya lalu diminum


Manfaat Brotowali 


Brotowali merupakan tanaman liar yg dapat tumbuh dengan subur di halaman rumah ataupun tidak terurus di hutan. Nama latin dari Brotowali merupakan Tinospora crispa (L.) Miers ex Hoff.f. Tanaman ini dengan cara turun temurun telah menunjukkan tidak sedikit khasiat untuk kesehatan, salah satunya dengan menjadikannya sebagai tanaman obat tradisional.

Brotowali juga populer dengan sebutan andawali, antawali, putrawali alias daun gadel. Pada seluruh komponen penyusun brotowali, tersedia kandungan kimia semacam alkaloid yg tersimpan pada akar serta batang, damar lunak, pati, zat pahit pokroretin, glikosida pikroretosid, hars, palmatin, berberin, kolumbin pada akar serta kokulin (pikrotoksin).

Sejak dahulu nenek moyang kita telah mewariskan tutorial pengobatan tradisionl dengan tanaman brotowali. Beberapa contoh penyakit yg dapat ditumpaskan oleh brotowali merupakan rematik, kencing manis, menurunkan glukosa (gula darah) serta obat demam.

Bagian yg paling acapkali diolah merupakan batang brotowali, sebab zat pahit yg tersimpan dalam batang tanaman yg mudah ditemukan di Indonesia ini mempunyai sifat yg sangat kuat untuk melenyapkan virus alias racun yg menyelinap dengan cara bergelombol ke dalam tubuh. Jadi, seiring menjalankan pengobatan dengan flora ini, virus alias bakteri yg masuk ke dalam tubuh akan mati dengan sendirinya.

Manfaat Tanaman Brotowali
Pada tanaman brotowali, tersedia dua tahap yg paling acapkali dipakai untuk mengobati penyakit dalam ataupun luar. Kedua tahap tersebut merupakan batang serta daunnya, tapi acapkali juga akar dari brotowali dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

Pada jaman dahulu kala, belum ada krim pembersih wajah semacam kini ini. Jadi, disaat wajah terasa kusam sebab kotoran yg menempel, orang yg nasib pada jaman dulu memakai air hasil rebusan dari batang brotowali untuk mencuci muka, serta reaksi yg ditimbulkan pada kulit terbukti positif.

Hampir lupa, dibagian kulit batang tanaman ini juga tersedia berbagai senyawa kimia semacam alkaloid serta damar lunak berwarna kuning sedang, sementara akarnya mengandung zat berberin serta kolumbin. Adapun kegunaaan dari alkaloid merupakan sebagai pembunuh bakteri pada luka dampak jatuh. Zat pahit pikroretin yg tersedia dibagian akar serta batang tanaman brotowali berperan sebagai perangsang kerja urat saraf pada saluran pernapasan, dampaknya suhu tubuh yg sedang panas akan diturunkan seiring tidak sedikit terjadinya pertukaran zat.

Karena sebelumnya telah disinggung kegunaaan brotowali untuk kesehatan merupakan sebagai obat rematik, penurun panas serta peminimalisir gejala kencing manis. Berikut ini tutorial pembuatan ramuan obat tradisional penyakit tersebut dari tanaman brotowali.

Obat Rematik
Sebenarnya selain rematik saja, persoalan kesehatan lain semacam memar juga dapat diobati dengan flora ajaib ini.

Berikut tutorial membikin racikan obatnya:
Potong 1 jari batang brotowali, dibersihkan terlebih dahulu, pastikan bahwa Kalian memotong batang brotowali sesuai kebutuhan saja.
Jika telah dicincang, panaskan 3 gelas air dalam panci, kemudian masukkan potongan batang brotowali. Tunggu mendidih serta airnya tersisa 1 1/2 gelas.
Abaikan sejenak hingga suhu air agak mendingin, supaya tidak terlalu pahit tuangkan sedikit madu, lalu diminum hingga habis 3 kali sehari masing-masing 1 gelas.

Anda tidak dapat minum hanya sehari, sebab persoalan persendian yg sakit akan diminmalisir dalam jangka yg lumayan panjang.

Kencing Manis
Untuk mengurangi gejala kencing manis yg lumayan merepotkan penderita, segera beri obat kencing manis dari brotowali.

Berikut ini panduan membikin ramuan:
Padukan antara 1/3 genggam daun sambiloto, daun kumis kucing, 3/4 jari batang brotowali (kurang lebih yg panjangnya 6 cm), lalu potong-potong serta rebus dalam 3 gelas air hingga menyisakan 2 gelas.
Minum air hasil rebusan seusai makan, sehari 2 kali masing-masing 1 gelas.
Sama, perbuat juga yg rutin.

Penurun Panas (Obat Demam)
Rebus 2 jari batang brotowali yg telah dicuci kedalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Tunggu mendingin, lalu tambahkan madu secukupnya.
Minum airnya 2 kali sehari masing-masing 1/2 gelas.

Selain mengobati 3 persoalan tersebut, kegunaaan brotowali lainnya merupakan sebagai obat kudis, menyembuhkan luka, demam kuning serta tetap tidak sedikit lagi.

0 Response to "MANFAAT, KHASIAT TANAMAN BOROCO DAN BROTOWALI BAGI KESEHATAN"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel